Catetan Seorang Wartawan Stres…!!!

Sekedar curhatan

Singapura Akan Tambah 100 F35/JSF

Ini bukan berita bohongan atau hanya isapan jempol belaka. Informasi dari sebuah milis yang berkaitan dengan taktik, strategi militer mengatakan bahwa Singapura akan menambah armada pesawat tempurnya dengan 100 buah F35?JSF.

Informasi ini juga di amini oleh salah satu direktur pengembang JSF ynag juga salah satu jenderal USAF/Angkatan Udara AS. Namun tidak diketahui alasan diizinkannya pembelian pesawat tempur jenis terbaru ini.

Seperti kita ketahui sebelumnya, Singapura memang sedang berbenah untuk meremajakan peralatan militernya. Tujuannya adalah, untuk mengamankan Selat Malaka dari para perompak/bajak laut.

Hanya saja berita penambahan sekitar 100 buah pesawat tempur jenis terbaru ini sangat mengejutkan, karena sebelumnya negara singa ini telah memesan dua skadron pesawat F-15 SG Strike Eagle (F-15 khusus Singapura) dari AS.

Jika pemesanan 100 buah pesawat F35/JSF ini jadi, maka Singapura adalah negara kedua diluar Israel yang diizinkan mengoperasikan pesawat tempur canggih ini. Pada awalnya, JSF hanya akan digunakan oleh AS dan Inggris saja sebagai negara pengembangnya.

Jepang yang nota bene adalah sekutu AS di kawasan Asia Pasifik saja belum mendapatkan izin dari kongres AS untuk mengoperasikan pesawat ini, sebagai ganti dari tidak diizinkannya Jepang membeli pesawat tempur F-22 Raptor.

Pembelian ini terkesan dipaksakan, karena Singapura sendiri tidak mempunyai lahan untuk memarkir pesawat sebanyak itu di dalam negerinya sendiri. Selain itu juga, patut dipertanyakan, apakah memang benar-benar diperlukan pesawat sebanyak itu untuk mengamankan teritori Singapura, padahal persenjataan Singapura adalah yang tercanggih di kawasan ASEAN.

Australia saja yang luas wilayahnya lebih besar dibandingkan dengan negara asal Lee Kuan Yew tidak memiliki F/A-18 Hornet sebanyak itu (belum termasuk pesawat tempur jenis lainnya).

Permasalahannya adalah, isu pembelian 100 buah F-35/JSF timbul bersamaan dengan adanya isu perlombaan senjata di kawasan ASEAN yang terkenal aman-aman saja dari isu seperti itu.

Isu ini bisa semakin membesar karena AS sendiri ternyata memiliki kepentingan dengan keberadaan Selat Malaka. Entah karena Selat Malaka adalah jalur transportasi yang paling strategis di dunia atau AS sedang berusaha mengamankan perusahaan-perusahaan minyaknya yang berada di kawasan ASEAN.

Advertisements

July 18, 2008 - Posted by | Militer |

2 Comments »

  1. hehe,paling ya senasib kaya chinook dan apachenya yang dititipin di amrik pak!
    kalo ngga ya paling F-16nya digeser ke negara lain dulu,sperti tankernya yang di australi
    hehe,emang rada ironis sih singapura yg kekurangan lahan punya 60an F-16C/D block 52 dtmbh plg tdk 12 F-15SG
    jika dtmbh 100 JSF…….Posturnya mungkin jadi sangat ofensif menurut saya,dtmbh role JSF yg untk multirole attack pganti F-16,A-10,AV8,dan F-18
    too much money 2 spent?

    Comment by adrianz | November 10, 2008 | Reply

  2. Itu sih pasti, cuma disini apa segenting itu singapura mau beli JSF? padahal negara tetangganya ga ada yang punya teknologi secanggih itu.
    Disini ada yg patut dicurigai, kenapa AS begitu ngotot ngamanin selat malaka?

    Comment by ipambigz | November 11, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: